Selasa, 10 Oktober 2017

SISTEM CERDAS

                   Pengertian Sistem cerdas


Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan adalah suatu sistem informasi yang berhubungan dengan penangkapan, pemodelan dan penyimpanan kecerdasan manusia dalam sebuah sistem teknologi informasi sehingga sistem tersebut memiliki kecerdasan seperti yang dimiliki manusia. Sistem ini dikembangkan untuk mengembangkan metode dan sistem untuk menyelesaikan masalah, biasanya diselesaikan melalui aktifivitas intelektual manusia, misal pengolahan citra, perencanaan, peramalan dan lain-lain, meningkatkan kinerja sistem informasi yang berbasis komputer.


                   Definisi Kecerdasan Buatan


Kecerdasan Buatan adalah ilmu rekayasa yang membuat suatu mesin mempunyai intelegensi tertentu khususnya program komputer yang “cerdas” (John Mc Cathy, 1956)

Kecerdasan buatan merupakan kawasan penelitian, aplikasi dan intruksi yang terkait dengan pemrograman computer untuk melakukan sesuatu hal – yang dalam pandangan manusia adalah – cerdas. (H.A Simon, 1987)


                     Teknologi Sistem Cerdas


                  Sistem Sensor dan Robotika


Robot adalah seperangkat alat mekanik yang bisa melakukan tugas fisik, baik dengan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan). Istilah robot berawal dari bahasa Cheko “robota” yang berarti pekerja atau kuli yang tidak mengenal lelah atau bosan. Robot biasanya digunakan untuk tugas yang berat, berbahaya, pekerjaan yang berulang dan kotor. Biasanya kebanyakan robot industri digunakan dalam bidang produks. Belakangan ini robot mulai memasuki pasaran konsumen di bidang hiburan, dan alat pembantu rumah tangga, seperti penyedot debu, dan pemotong rumput.


Saat ini hampir tidak ada orang yang tidak mengenal robot, namun pengertian robot tidaklah dipahami secara sama oleh setiap orang. Sebagian membayangkan robot adalah suatu mesin tiruan manusia (humanoid), meski demikian humanoid bukanlah satu-satunya jenis robot.


Beberapa organisasi di bidang robot membuat definisi tersendiri. Robot Institute of America memberikan definisi robot sebagai:


A reprogammable multifunctional manipulator designed to move materials, parts, tools or other specialized devices through variable programmed motions for the performance of a variety of tasks

(Sebuah manipulator multifungsi yang mampu diprogram, didesain untuk memindahkan material, komponen, lat, atau benda khusus lainnya melalui serangkaian gerakan terprogram

untuk melakukan berbagai tugas)



International Organization for Standardization (ISO 8373) mendefinisikan robot sebagai:

An automatically controlled, reprogrammable, multipurpose, manipulator programmable in three or more axes, which may be either fixed in place or mobile for use in industrial automation applications

(Sebuah manipulator yang terkendali, multifungsi, dan mampu diprogram untuk bergerak dalam tiga aksis atau lebih, yang tetap berada di tempat atau bergerak untuk digunakan dalam aplikasi otomasi industri)


Dari beberapa definisi di atas, kata kunci yang ada yang dapat menerangkan pengertian robot adalah:

Dapat memperoleh informasi dari lingkungan (melalui sensor)Dapat diprogramDapat melaksanakan beberapa tugas yang berbedaBekerja secara otomatisCerdas (intelligent)Digunakan di industri
Sistem sensor seperti system visi dan pencitraan serta system pengolahan sinyal merupakan bagian dari robotika.


Sebuah robot yaitu, perangkat elektromagnetik yang diprogram untuk melakukan tugas manual, tidak semuanya merupakan bagian AI. Robot hanya melakukan aksi yang telah diprogramkan dikatakan sebagai robot bodoh yang tidak lebih pintar dari lift.

Robot yang cerdas biasanya mempunyai perangkat sensor, seperti kamera, yang mengumpulkan informasi mengenai operasi dan lingkungannya.

Kemudian bagian AI robot tersebut menterjemahkan informasi tadi dan merespon serta beradaptasi jika terjadi perubahan lingkungan.


Sumber :

Wikipedia.org

Rabu, 04 Mei 2016

BAB 9 JENDERAL TANPA PASUKAN

Pada 1970 ,tidak sampai 2 tahun bertugas di Irian Barat (sekarang Irian Jaya) , Mayjen Sarwo Edhie Wibowo dipindahkan ke Magelang menjadi Gubernur Akabri Umum dan Darat . Disana , pengaagum Mac Arthur dan Erwin Rommel ini tidak memliki pasukan yg langsung di bawah kepemimpinannya . Pada masa awal jabatannya , ia mengeluarkan peryataan sikap anti-Operasi Karya dan menjadi Head-Line berbagai surat kabar . Tetapi ia meralatnya dengan menyatakan yg di maksud adalah ketidaksetujuannya terhadap para militer yg menggunakan kendaraan kantor atau dinas untuk kepentingan pribadi .

BAB 8 JAUH DARI JAKARTA

Dalam menghadapi tantangan potensial PKI untuk bangkit kembali , Letjen Soeharto menggunakan tindakan-tindakan yg tidak kenal belas kasihan dan sering kasar . Tetapi dalam mengonsolidasi penguasaannya atas angkatan bersenjata ia bergerak selangkah demi selangkah terhadap kelompok lawan yg datang secara bergantian . Sesudah berhasil menguasai MBAD pada akhir 1965 , ia memusatkan perhatian melawan musuh-musuh potensialnya di antara para pangdam selama 1966 . Ia berhasil menyenangkan Jen AH Nasution dengan mendudukkannya di suatu kedudukan sipil terkemuka meskipun relatif tak berdaya . Beberapa perwira selebihnya yg memegang jabatan-jabatan senior di bawah Letjen Achmad Jani (alm) segera di ganti .

BAB 7 MENURUNKAN PRESIDEN SOEKARNO

Tindakan Letjen Soeharto telah menjebak para pendukung Presiden Soekarno dalam keadaan tak berdaya untuk berbuat sesuatu membelanya . Surat Perintah 11 Maret 1966 dibuat tanpa persetujuan para panglima AL , AU , Kepolisian dan kelompok Soekarnois di kalangan tentara . Tetapi Soekarno telah membubuhkan tanda tangannya dan mereka tak kuasa untuk menolak . Perintah Soeharto untuk membubarkan PKI telah menempatkan para pendukung Soekarno di kalangan militer dalam keadaan serba canggung . Mereka mengetahui perintah itu meruntuhkan kewibawaan Soekarno . Tetapi mereka tidak menaruh simpati kepada PKI dan tidak mau menempatkan diri sebagai pembela partai itu . Dengan demikian , mereka tak merasa perlu untuk mengambil sikap mendukung Soekarno melawan Soeharto .

BAB 6 DARI TRITURA MENUJU SUPERSEMAR

Sejak awal Oktober 1965 , kelompok mahasiswa antikomunis mencari cara untuk ikut bersuara dalam gelombang tuduhan umum terhadap PKI karena diduga kuat berperan dalam percobaan kudeta yg gagal . Beberapa aktivis mahasiswa menghadiri rapat umum KAP-Gestapu dan menandatangani pernyataan atas nama organisasi mereka . Tetapi PPMI , badan dan forum tertinggi di luar universitas yg telah menjadi pusat perdebatan politik mahasiswa pada masa Demokrasi Terpimpin , tetap tak bersuara mengenai persoalan itu .

BAB 5 KILAS BALIK SANG KOMANDAN

Sarwo Edhie Wibowo lahir di Purworejo , Jawa Tengah , Sabtu Pon 25 Juli 1925 . Ia anak bungsu dari 4 bersaudara keluarga Kepala Rumah Gadai Purworejo R Kartowilogo . Dalam diri ayahnya mengalir darah bangsawan dan pejuang yang gigih melawan penjajahan Belanda . Jika ditarik dari garis keturunan yang terputus hingga beberapa tokoh besar , maka akhirnya sampai kepada Prabu Broto Kusumo yang memimpin kerajaan Banyu Urip yg menurunkan Eyang Dipo Sentiko dan R Kartowilogo .

BAB 4 MENUMPAS PENDUKUNG G-30-S

Jawa Tengah merupakan pusat kegiatan komunis di Indonesia . RRI di Semarang , Yogyakarta , dan Surakarta menyiarkan pengumuman G-30-S . dewan Revolusi Daerah dibentuk . Wallikota Surakarta yg komunis menyatakan dukungannya terhadap pembunuhan para jenderal AD . Di Yogyakarta , orang-orang PKI segera turun ke jalan-jalan memberi dukungan terhadap G-30-S . Sementara itu di Semarang , orang PKI mengambil alih pimpinan Kodam Diponegoro .